SUDUT TINTA BASAH YANG PENUH PLASTIK HINGGA MACET
Dari
ujungg sudut kubayangkan betapa indahnya kilauan itu, dari ujung sudut samping
kubayangkan lagi itu memang indah tapi aku merasakan tatapan yang begitu indah
seperti bintang dilangit. Ini anugrah indah dari allah yang pernah ada di
mimpiku walaupun sedikit goyang pikiranku karna ada kerusakan yang pernah
kulakukan dikala itu tapi kutak ingin itu terulang lagi. Sudut pandangku
bertatapan dengan seseorang yang pernah kudambahkan dan kini telah jauh dalam
jarak waktu.
Mungkin
aku membayangkan disana penuh dengan tumpukkan air yang mulai basah seperti
akibat kerinduannya padaku, basah pipinya yang membayangi diriku dihadapannya.Yaa
akupun merasakan apa yang telah dirasakannya padaku,diriku telah menyakitkan
hati seseorang yang telah kuberi harapan kepadanya.
Andai
saja waktu itu sampah plastik kuambil lalu
kubuang di tong sampah tapi entah kenapa diriku tak peduli dengan plastik itu padahal
itu hanya satu sampah saja dapat meringankan dosa dan mendapatkan pahala. Ini sekedar
alusinasiku terhadap sampah plastik yang kuperkirakan dia akan menjadi suatu
khayalanku bersamanya, aku beranggapan plastik yang kubuang itu seperti dia
yang sosok hadir tiba-tiba datang dihadapanku dan ingin kubuang perasaan yang
pernah diungkapkannya padaku kedalam lubuk hatiku.
Tapi
bukan berarti aku ingin mengambil keputusan bahwa dia akan jadi milikku
selamanya. Tidak itu bukan keputussan yang tepat jika diriku mengambil
keputusan untuk bersamanya, karna diriku masih dalam dambaan kemacettan untuk
berpikir kejenjang yang serius.
Yaah
pikiranku masih macet dan labil seperti menyetir yang kulewattin jalannya tapi
entah kenapa, ketika kuberjalan secara pelan-pelan membawa mobil bersamanya
akan terus ada kemacettan walaupun itu liku jalannya cepat. Hingga kuberpikir panjang
biarkan diriku berjalan dengan sendirinya walaupun kemacettan itu datang padaku
biarkan diriku sendiri yang menghadapinya.
Karna
setiap tantangan yang dihadappin dengan sendiri akan ada kebahagiaan yang
tersendiri untu seseorang yang selalu ada pada diriku kamu pasti tau itu siapa
yang pastinya dia adalah kedua orang tuaku dan saudara-saudaraku yang telah
membuatku hadir didunia ini.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusIt's so amazing my priend, I hope you will be a awesome writer one day. Little typo in your tulisan have a word's which is Salah" gitu heheeh. But it's okay, and spasi too. After titik, koma, that always give spasi ya baby :). And I Blum find kesimpulan about your story but I think that about missing, right ?? But I don't know too 😂. Can U give me a kesimpulan? hehwheheh
BalasHapusokey makasih sebelumnya kak, jadi kesimpulannya itu setiap kata ada makna. mungkin keseluruhan bacaannya itu dapat disimpulkan bahwa kehidupan itu pasti ada likunya bermula dari kesedihan terus tumpukkan masalah hingga hambattan yang terhambat tapi masalah itu akan berakhir dengan dukungan kedua orang tua dan saudaramu. Itulah nikmat kehidupan yang harus kamu jalanin.
Hapus