Minggu, 15 September 2019

Story NAFly


SUDUT TINTA BASAH YANG PENUH PLASTIK HINGGA MACET

Dari ujungg sudut kubayangkan betapa indahnya kilauan itu, dari ujung sudut samping kubayangkan lagi itu memang indah tapi aku merasakan tatapan yang begitu indah seperti bintang dilangit. Ini anugrah indah dari allah yang pernah ada di mimpiku walaupun sedikit goyang pikiranku karna ada kerusakan yang pernah kulakukan dikala itu tapi kutak ingin itu terulang lagi. Sudut pandangku bertatapan dengan seseorang yang pernah kudambahkan dan kini telah jauh dalam jarak waktu.
Mungkin aku membayangkan disana penuh dengan tumpukkan air yang mulai basah seperti akibat kerinduannya padaku, basah pipinya yang membayangi diriku dihadapannya.Yaa akupun merasakan apa yang telah dirasakannya padaku,diriku telah menyakitkan hati seseorang yang telah kuberi harapan kepadanya.
Andai saja waktu itu sampah plastik  kuambil lalu kubuang di tong sampah tapi entah kenapa diriku tak peduli dengan plastik itu padahal itu hanya satu sampah saja dapat meringankan dosa dan mendapatkan pahala. Ini sekedar alusinasiku terhadap sampah plastik yang kuperkirakan dia akan menjadi suatu khayalanku bersamanya, aku beranggapan plastik yang kubuang itu seperti dia yang sosok hadir tiba-tiba datang dihadapanku dan ingin kubuang perasaan yang pernah diungkapkannya padaku kedalam lubuk hatiku.
Tapi bukan berarti aku ingin mengambil keputusan bahwa dia akan jadi milikku selamanya. Tidak itu bukan keputussan yang tepat jika diriku mengambil keputusan untuk bersamanya, karna diriku masih dalam dambaan kemacettan untuk berpikir kejenjang  yang serius.
Yaah pikiranku masih macet dan labil seperti menyetir yang kulewattin jalannya tapi entah kenapa, ketika kuberjalan secara pelan-pelan membawa mobil bersamanya akan terus ada kemacettan walaupun itu liku jalannya cepat. Hingga kuberpikir panjang biarkan diriku berjalan dengan sendirinya walaupun kemacettan itu datang padaku biarkan diriku sendiri yang menghadapinya.
Karna setiap tantangan yang dihadappin dengan sendiri akan ada kebahagiaan yang tersendiri untu seseorang yang selalu ada pada diriku kamu pasti tau itu siapa yang pastinya dia adalah kedua orang tuaku dan saudara-saudaraku yang telah membuatku hadir didunia ini.




3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. It's so amazing my priend, I hope you will be a awesome writer one day. Little typo in your tulisan have a word's which is Salah" gitu heheeh. But it's okay, and spasi too. After titik, koma, that always give spasi ya baby :). And I Blum find kesimpulan about your story but I think that about missing, right ?? But I don't know too 😂. Can U give me a kesimpulan? hehwheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. okey makasih sebelumnya kak, jadi kesimpulannya itu setiap kata ada makna. mungkin keseluruhan bacaannya itu dapat disimpulkan bahwa kehidupan itu pasti ada likunya bermula dari kesedihan terus tumpukkan masalah hingga hambattan yang terhambat tapi masalah itu akan berakhir dengan dukungan kedua orang tua dan saudaramu. Itulah nikmat kehidupan yang harus kamu jalanin.

      Hapus