Minggu, 15 September 2019
Khaluan
Berada Dalam Darurat Seperti Berada dalam Kestressan.
Ini seperti bawaan alunan musik yang tanda-tandanya bergejolak,apaan tuu?
Yaa ini pengalaman yang tak pernah kulakukan sama sekali berpikir kritis dan berpikir keras di daerah umum yang semua orangnya hebat dan pintar semua.
Diamlah yg bisa kulakukan entah kenapa mulutku tak bisa berkata-kata,mungkin aku orangnya pendiam yg bisa tangan saja yg menari-nari diujung jempol.
Bisikkannya itu mulai indah didengar dia becanda penuh tawa,senyum yang indah aku merasa diriku tak ada guna untuk mereka.
Sikapku terhadap mereka begitu sopan dan penuh berhati-hati.
Kusam berkelabu qolbu berguncang ingin rasanya terbang ke awan,aku tak mengerti apa maksud dari kehidupanku semuaa penuh canda aku tak ingin hidup dalam kebinguan. Hidup terasa hampa yang lain kalau bukan tak ada jalan, keadaann itu darurat karna dalam pikiranku kebinguan yang membawa hasil yang tak jalan yaa itu buntu.
Pikiran sama hati ini tak sejalan semua penuh kestressan. Awalnya aku berpikir semua akan baik-baik saja tapi entah kenapa aku merasakan hal yang hampa.
Kini kumengerti jikalau langit mendung akan tiba saatnya hujan turun,begitu juga hati ini jikalau pikiran tak sejalan dengan hati ini maka tetesan air sungai yang dipipi akan muncul seketika.
Hidupku itu dalam keadaan darurat disaat kekacauan tiba melanda ya kamu pasti tau. Saat seketika diriku ingin serius untuk belajar memahami kondisi sikapnya disaat itulah aku merasakan tak dianggap dan diriku merasa seperti angin yang lewat.
Ini pelajaran hidup ketika sikonku buruk aku hanya bisa berdoa dan berserah diri kepada allah. Usaha yang kulakukan adalah perjungan hidupku,ini ujianku. Allah itu tak membiarkan makhluknya dalam kesulitan karna allah hanya menguji seseorang dalam keimanan, selalu berpikir yang positif insyaallah akan ada jalan hidup yang harus dilalui.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar